Menembus kabut puncak Telomoyo

InstagramCapture_6bce95ab-46aa-4e87-a18d-dd8767575966

Setelah absen dari blusukan karena insiden yang sempat saya alami 1 bulan silam yang selengkapnya bisa dibaca di sini Biaya pengambilan motor kecelakaan di polsek/polres ?? Gratis !! . Akhirnya kemarin Minggu (8 Maret 2015) secara dadakan teman saya Johny dan Johan ngajakin saya untuk blusukan. Sebelumnya kami bingung mau kemana, namun akhirnya kami sepakat untuk kembali naik ke Puncak Telomoyo.

Puncak Telomoyo ini memiliki ketinggian  1.894 mdpl dan tepatnya berada di Dusun Dalangan – Desa Pandean Kec. Ngablak – Kab. Magelang atau dekat dengan Obyek wisata Kopeng. Pengunjung akan dikenakan tarif retribusi sebesar Rp 5.000,00 per motor.

IMG_20150308_120656

*pintu masuk Puncak Telomoyo

Sebenarnya akses menuju Puncak Telomoyo itu mudah karena kita dapat menggunakan motor untuk sampai ke puncaknya.

WP_20150308_12_07_45_Pro

*warga sekitar sedang panen

WP_20150308_12_09_33_Pro Kondisi jalannya berbatuan dengan aspal yang rusak serta berkelok-kelok, disarankan sih kalau kesini naik motor batangan supaya lebih nyaman meskipun sebenarnya masih bisa pakai motor matic atau bebek walau agak sedikit “maksa”.

Setelah sampai setengah jalan kamipun berhenti sejenak untuk istirahat dan melihat pemandangan dari atas sini.

WP_20150308_12_13_46_Pro

2 teman saya, Johny dan Johan

Oya, kami hanya menggunakan 2 sepeda motor yaitu Honda Verza dan Supra Fit. Si Typhoon sendiri (nama panggilan motor saya) masih di rumah karena tangan saya masih belum bisa main kopling..

IMG_20150308_122646

Perjalanan dari bawah untuk sampai ke Puncak memakan waktu kurang lebih setengah jam. Setelah beberapa waktu kabut pun mulai turun dan jarak pandang menjadi sangat terbatas.

Sebelumnya kami dulu sempat kesini namun hanya separuh jalan dikarenakan tebing yang mengalami longsor setelah hujan lebat. Namun saat kami kemarin kesini jalan tersebut sudah bisa diakses lagi dan bekas longsoran tersebut telah ditanami bibit pohon oleh para penggiat pecinta alam.

WP_20150308_14_42_22_Pro

* tebing yang longsor..

WP_20150308_12_49_25_Pro

Akhirnya kami sampai juga di Puncak Telomoyo meskipun kabut masih saja tebal dan kami tidak dapat melihat pemandangan dengan jelas.. Di Puncak Telomoyo ini terdapat tower-tower milik stasiun televisi dan beberapa provider telepon dan ada petugasnya yang menjaga.

Saya sempat mengobrol dengan bapak-bapak yang namanya pun saya lupa. 😀 Beliau mengatakan kalau kabut tidak akan pekat seperti ini bila masuk musim kemarau. Sayangnya kami kesini waktu musim penghujan, hehehe.

IMG_20150308_134001

Dan kabut pun mulai menghilang setelah ditunggu-tunggu. Wuihhh asli cakep bro-sist.. Katanya sih kalau cuaca lagi bagus nih ya, kita bisa melihat beberapa gunung sekaligus dari sini seperti Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro gitu.. 😀

Cukup lama kami disini untuk sekedar melihat pemandangan dan tak henti-hentinya merasa kagum oleh keindahan alam Ciptaan-Nya. Kami juga sempat foto-foto dulu untuk mengabadikan moment.. 🙂

*penampakan gardu di Puncak Telomoyo

*penampakan gardu di Puncak Telomoyo

*rawa pening juga kelihatan dari kejauhan

*rawa pening juga kelihatan dari kejauhan

Setelah dirasa cukup, kami pun turun untuk melanjutkan perjalanan ke obyek wisata “Kali Pancur” yang berada di kaki Bukit Telomoyo.

Kali Pancur, curahan air di kaki Gunung Telomoyo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s