Alasan saya membeli iPhone 5s di tahun 2017

apple_iphone_5s_plus_silver_front_side_backHalo gaes… Belum lama ini saya menebus sebuah Smartphone baru dari iBox store untuk menemani Motorola Moto G saya yang sudah mengabdi dengan sangat baik selama 3 tahun lebih. Saya memutuskan untuk membeli sang pioneer 64-bit processor di segment Smartphone ini. Yup, apa lagi kalau bukan iPhone 5s.

Saya bukan termasuk orang yang suka membatasi diri dengan paradigma yang tidak memajukan. Sebagai contohnya kalau bicara soal smartphone, saya tidak akan fanatik pada suatu O.S saja. Sebelumnya saya pernah menggunakan ponsel java, PDA, Windows phone, beberapa seri BB dan Android, lalu sekarang iOS dengan iPhone 5s nya. Bukankah dengan hal ini kita bisa belajar, hehe.

Kebetulan sekali iPhone yang merupakan karya terakhir dari om Steve Jobs ini lagi ada promo dari iBox Store sehingga iPhone 5s ini bisa saya dapatkan dengan harga Rp 2.999.000,00 dari harga normalnya 4.5 jutaan.

Manteb kan ?? Kapan lagi bisa ngedapetin iPhone 5s ini dengan harga segitu di toko resmi / Authorized Reseller. Fyi iPhone 5s ini udah stop produksi gaes. Jadi yang ada di toko resmi cuman old stock dengan kapasitas 16gb aja. Selain itu cuman ada barang refurbish atau second di pasaran. Makanya sebelum kehabisan buruan beli dah, hehe.

Meski iPhone 5s ini keluaran tahun 2013, tapi saya rasa masih worth it untuk dipinang di tahun 2017 ini. Pesonanya seakan tidak mudah redup terkena gempuran smartphone canggih di tahun-tahun sesudahnya. Apple saya akui piawai dalam hal ini.

    Next, mari saya akan kasih alasan kenapa saya membeli iPhone 5s di tahun 2017 ini.

  1. Harga iPhone 5s yang semakin kompetitif

Untitled

Secara garis besar, alasan orang membeli suatu barang pasti ditentukan oleh 3 faktor yaitu : keinginan, kebutuhan, dan kemampuan.

Bicara soal kemampuan, ini adalah penentu utama seseorang untuk jadi tidaknya membeli suatu barang, termasuk saya. Untuk hal ini saya memiliki anggaran sebanyak 3 juta. Dengan range harga segitu saya hanya mendapatkan smartphone dengan spek mid sampai mid-end.

Beberapa pilihannya mungkin varian Xiaomi dengan spek dan namanya yang mirip-mirip semua namun hanya garansi distributor. Atau mungkin Samsung Galaxy J7 Prime dengan RAM 3GB nya dan mengusung nama besar Samsung. Sony Xperia M4 Aqua yang aman dicemplungin ke kolam, atau LG K10 dengan harga 2.6 jutaan tapi saya tidak paham apa yang jadi nilai jual lebihnya.

Jujur saja saya merasa hambar dan lesu dengan pilihan yang ditawarkan dengan range harga segitu. Mereka seakan hanya menawarkan telepon genggam dengan layar sentuh yang bisa digunakan dengan baik dan siap kerja. Itu saja.

Di sini iPhone 5s menawarkan sesuatu yang lebih. Ada semacam kepuasan tersendiri ketika memiliki product yang pernah menjadi flagship dari Apple ini. Tentu saja spesifikasi, fitur, built quality, dan support operating system nya yang menjadi nilai lebih dan tak terbantahkan.

2. Support O.S yang konsisten

apple-ios-1031-security

Ketika vendor lain gemar membuat smartphone lalu move on ke seri lainnya tanpa support yang konsisten, hal ini tidak dengan Apple. Terhitung sejak tahun 2013 hingga sekarang 2017, iPhone 5s sudah mengalami peningkatan operating system dari iOS 7.0 sampai iOS 10.3.2 yang baru dirilis 15 Mei 2017 kemarin. Padahal iPhone 5s sudah discontinued sejak 21 Maret 2016. Dan kabarnya masih akan lanjut sampai iOS 11. Selama 4 tahun untuk sebuah konsistensi support O.S bukanlah hal yang sebentar.

“Konsistensi adalah kunci utama !”

3. Body yang kokoh dan compact

iphone5_dt_1160-100054973-large

Sebagai pelopor Touch ID fingerprint home button, iPhone 5s ini masih memiliki layar berukuran 4 inch. Ini mungkin akan menjadi masalah buat kamu yang terbiasa dengan smartphone layar besar, tapi tidak dengan saya. Saya menganggap ukuran layar mini yang dipadu dengan body yang kokoh all-aluminium-and-glass chassis ini sebagai suatu kelebihan dan ciri khas dari iPhone itu sendiri. Layar 4 inch akan memudahkan saya untuk menyusuri setiap area layar dengan cukup menggunakan 1 tangan. Selebihnya saya akan dengan mudah memasukkannya ke dalam kantong. Menurut saya, mobilitas yang tinggi memang membutuhkan smartphone yang compact seperti ini.

4. Display layar yang menawan

35a0380ecafa7d1018b72e612b41bff2-650-80

Meski hanya 4 inch namun sudah dibekali teknologi LED-backlit IPS LCD ~326 ppi pixel dan Retina display. Retina Display adalah teknologi paten yang dimiliki oleh Apple dan mereka mengklaim bahwa semua layar yang memiliki label Retina Display memiliki resolusi maksimal yang bisa ditangkap oleh retina manusia.

5. Fitur Touch ID yang secure

iphone_5s_touch_id_fingerprint_video_hero_4x3

Seperti yang saya bilang di atas tadi bahwa iPhone 5s ini adalah pelopor Touch ID fingerprint home button. Fitur ini saya rasa sangat secure dan tidak ribet dibanding dengan lock pattern atau menggunakan PIN code. Sebab untuk meng-unlock iPhone 5s, saya hanya menekan tombol home button seperti biasanya karena sidik jari saya sudah terintegrasi dengan iPhone 5s. Dengan fitur ini saya bisa menambahkan sampai 5 buah sidik jari. iPhone kamu jelas tidak bisa di hack selama orang lain tidak memiliki sidik jari yang sama dengan kamu.

6. Keamanan tingkat tinggi

Activate-a-Locked-iPhone

Hal yang saya suka dari product Apple adalah karena tingkat keamanannya. Dengan fitur Find my Iphone, kamu bisa melakukan penguncian, penghapusan data secara remote, pengaktifan alarm, dan pelacakan iPhone kamu yang hilang lewat semua device yang terhubung dengan Apple ID yang sama, bisa iPad maupun Mac yang bisa di download melalui App Store. Namun jika tidak ada gadget apple yang lain, kamu juga bisa mengakses ke website https://www.icloud.com dan login menggunakan Apple ID yang sama.

Tingkat keamanan ini sangat secure, dan bisa dibilang susah sekali untuk melakukan unlock pada iCloud yang ter-locked. Makanya hati-hati bila kamu membeli iPhone yang second yak, jangan sampai beli yang iCloud lock.

7. Processor A7 dengan arsitektur 64-bit yang fast !

BT0v7UZIUAEjuil

Meskipun banyak yang beranggapan bahwa arsitektur 64-bit tidak terlalu berdampak signifikan pada iPhone 5s yang hanya menggunakan memory 1GB. Setidaknya ini merupakan langkah awal dalam generasi iPhone berikutnya. Namun bila bicara tentang processor, saya cuman mau bilang kalau processor A7 ini memang fast. Baik dalam hal performance maupun dalam pemrosesan graphic.

8. Manajemen memory yang baik

Saat smartphone dengan O.S Android berlomba-lomba dalam menghadirkan RAM yang lebih gigantic, iOS justru mengoptimalkannya lewat manajemen memory yang baik. Seperti yang kita tahu bahwa O.S Android menggunakan Java di mana mereka akan mempunyai fitur yang disebut dengan garbage collection. Fitur ini sangat bermanfaat untuk mengumpulkan dan mendaur-ulang memori yang sudah digunakan aplikasi. Namun efek sampingnya. Fitur ini juga haus memori untuk bisa berjalan.

Makanya meski iOS hanya memiliki 1GB RAM DDR 3, tetap bisa bejaban dengan Android yang memiliki 3GB RAM sekaligus. Saya sangat membutuhkan manajemen RAM yang baik mengingat smartphone sering saya multitask untuk keperluan jualan, blogging, social media, dan multimedia.

9. The best 8MP sensor camera

l

Karena hobi saya jalan-jalan, blogging, dan foto-foto product jualan, artinya saya membutuhkan smartphone dengan kualitas camera yang bagus pula. Dan dengan harga 3 juta, saya rasa tidak ada satupun smartphone baru (bukan second) yang sanggup menandingi kualitas 8mp dengan teknologi iSight cameranya iPhone 5s. Hasil foto terasa tajam dengan warna yang akurat.

Belum lagi adanya fitur image stabilisation yang membuat hasil foto minim blur, serta true tone flash yang dapat menyesuaikan temperatur warna pada object sekitar. FPS saat pengambilan gambar juga terasa cepat sekali dan tidak ada gejala laggy seperti smartphone lain.

10. Kualitas audio yang impresif

iPhone_EarPods_1

Product Apple memang terkenal dengan kualitas audionya. Baik itu output, maupun input. Begitu juga dengan iPhone 5s ini. Apalagi ditambah dengan unit earpod dalam paket pembelian yang semakin menambah kesempurnaan audionya.

Seperti Ken Rockwell yang pernah mengatakan :

“Apple has more smart people and more resources than any other audio company on the planet, so as we see when it comes to audio engineering, the iPhone easily outdoes many so-called “audiophile” products.”

Sekian alasan yang sudah saya jabarkan panjang lebar dalam bentuk point-point di atas. Dengan hadirnya iPhone 5s dalam genggaman saya, saya cuman mau bilang :

    “Apple products are a beauty thing with its personality.”

Semoga bermanfaat dan dapat menjadi bahan pertimbangan buat kalian bila ingin meminang iPhone 5s di Tahun 2017 ini.

Advertisements

2 thoughts on “Alasan saya membeli iPhone 5s di tahun 2017

  1. Tapi bagi yang berkantung pas pasan seperti aku beli iphone bekas ggak tau masalah icloud pas update ios langsung ngelock mampus…..dipajang nggak bisa buat ganjal pintu sayang…padahal lengkap dos booknya…lapor ke apple minta kuitansi apple resmi nggak bisa ditawar tawar….prettttt mbelgedesk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s